Pengumuman:
#YukDirumahSaja, mari kita waspada Covid-19 dengan menjaga kebersihan dan melakukan social distancing.
Solusi Cerdas Terpercaya

Berita PUSKOPCUINA

PUSKOPCUINA "LAUNCHING SISTER SOCIETY"

PUSKOPCUINA "LAUNCHING SISTER SOCIETY"

SISTER SOCIETY "Langkah pertama untuk menjadi bagian dari Global Women’s Leadership Network"

Pada tanggal 24 November 2022, dimulai pukul 10.00 WIB dan berakhir pukul 12.00 WIB, PUSKOPCUINA menyelenggarakan sosialisasi Sister Society yang dijelaskan secara langsung oleh CEO ACCU, Ms. Elenita San Rouge (Ms. Leni). Dari PUSKOPCUINA sendiri didampingi oleh Rosalina Susi (WICU) sekaligus sebagai penerjemah bagi peserta yang terdaftar berjumlah 121 orang (113 perempuan dan 8 laki-laki) berasal dari 26 CU Anggota PUSKOPCUINA. Ini adalah kegiatan pertama yang dilakukan PUSKOPCUINA untuk turut terlibat dalam Global Women's Leadership Network (GWLN).

GWLN dibentuk World Council of Credit Union (WOCCU) pada tahun 2009. Misi GWLN adalah memberikan kesempatan dan sumber daya bagi perempuan untuk membuat perbedaan yang terukur dalam kehidupan satu sama lain, dalam kehidupan sebagai anggota credit union dan di komunitas mereka.

Mantan Sekjen PBB yang berasal dari Korea Selatan, Ban Ki-moon, menegaskan bahwa untuk mencapai kesetaraan gender membutuhkan keterlibatan perempuan dan laki-laki, anak perempuan dan anak laki-laki, dan ini adalah tanggung jawab semua orang.

GWLN menyediakan akses bagi perempuan credit union ke komunitas global pemimpin perempuan. Jejaring ini memberikan kesempatan kepada para anggota di semua tahap perjalanan kepemimpinan mereka untuk terlibat dengan para pemimpin yang lain dan pemimpin masa depan, untuk meningkatkan kesadaran mereka tentang masalah dan tren yang berdampak pada gerakan credit union, dan untuk meningkatkan layanan keuangan bagi perempuan di seluruh dunia.

GWLN dan Jaringannya di Seluruh Dunia --- Dokumentasi: ACCU 

Sister Society adalah cabang lokal dari GWLN yang didirikan di seluruh dunia untuk memajukan misi jaringan global dengan membuat dampak lokal. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan perempuan credit union di tingkat akar rumput, mendiskusikan masalah credit union, bertukar ide, berjejaring dengan para pemimpin credit union lainnya, dan berbagi ilmu dengan anggota jaringan di seluruh dunia.

Secara internasional, GWLN sudah memiliki 120 Sister Society di 27 negara yang telah menyumbangkan pakaian, membantu keluarga, pemimpin baru, membangun kesadaran berCU, misi sosial dengan konsumen yang lebih muda, melokalisasi dampak dan Berbuat Baik Secara Global “Doing Good Globally”. Lebih dari 4.500 perempuan dan laki-laki dari 86 negara terlibat dengan GWLN sejak berdiri. Hampir 10.000 jam telah disumbangkan oleh anggota GWLN untuk mempengaruhi kehidupan satu sama lain, CU dan komunitas mereka. Yang paling penting GWLN telah memberikan 90 beasiswa untuk perempuan dari 30 negara sejak 2009.

Dua isu utama perempuan di jaringan credit union saat ini yaitu:

  1. Kurangnya perempuan yang memimpin, berpartisipasi, serta mendapatkan manfaat yang sama dari sistem tata kelola, dan 
  2. Perempuan belum memiliki jaminan pendapatan, pekerjaan yang layak, dan otonomi ekonomi. 

Lalu bagaimana peran CU untuk mengatasi hal ini? Maka dilakukan 2 hal yang menjadi framework bagi keberadaan Sister Society, yaitu: pemberdayaan ekonomi dan pemberdayaan politik bagi kaum perempuan. Pemberdayaan ekonomi diharapkan mampu membuat perubahan persepsi terkait peningkatan harga diri, kepercayaan diri, membangun tujuan hidup, dan mencapai martabat dalam kesetaraan gender yang dianut CU. Secara material, pemberdayaan ekonomi ini mampu meningkatkan pendapatan, penyediaan sumber daya, pemenuhan kebutuhan dasar, dan meningkatkan kemampuan menghasilkan pendapatan bagi perempuan.

Framework Pemberdayaan Perempuan sebagai Agenda Bagi Sister Society --- Dokumentasi: ACCU

Sedangkan dari pemberdayaan politik diharapkan terjadi perubahan relasional dimana perempuan mampu mengambil keputusan, memiliki kekuatan dalam tawar menawar, lebih mandiri, dan memiliki rasa memiliki, serta terjadi perubahan kognitif melalui peningkatan pengetahuan, keahlian, dan kepedulian akan terjadi jika melakukan perubahan kognitif. 

 

10 keterampilan strategis yang harus dimiliki perempuan dalam Sister Society, yaitu:

  1. Berpikir strategis,
  2. Kemampuan berkomunikasi,
  3. Perencanaan strategis,
  4. Mengukur tujuan dan kunci utama (key results),
  5. Strategic agility (strategi untuk menjadi lebih maju),
  6. Kesadaran (awareness),
  7. Kepercayaan dan keandalan,
  8. Eksekusi (implementasi),
  9. Integritas,
  10. Manajemen.

Terdapat 3 komitmen dalam membangun Sister Society, yaitu: 

  1. Melakukan 3 (tiga) kali pertemuan setiap tahun.
  2. Mengirimkan satu posting blog, perpustakaan sumber daya, atau entri media sosial per bulan.
  3. Menyumbangkan waktu, keahlian, atau sumber daya keuangan ke organisasi lokal yang memberdayakan perempuan.

Semua CU dan PUSKOPCUINA berkomitmen untuk membangun Sister Society di wilayahnya masing-masing dan bersepakat akan menjadi program kerja 2023. Setelah kegiatan sosialisasi Sister Society, semua peserta mendaftar secara langsung dan individual untuk menjadi anggota Sister Society dunia pada web GWLN dengan alamat link: https://cuwomen.org/

 

Rosalina Susi - WICU PUSKOPCUINA

Share this Post:
Ditulis oleh Rosalina Susi, S.E.
WICU PUSKOPCUINA

Artikel Terkait: