Arisan Ibu-Ibu RT : Ruang Silaturahmi dan Pemberdayaan.
Sudah lebih dari satu dekade, tepatnya sekitar 10 tahun, arisan ibu-ibu RT 2 RW 13 Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan menjadi ruang silaturahmi dan kebersamaan yang rutin dijalani oleh 22 orang ibu-ibu warga setempat. Kegiatan yang dilakukan setiap bulan ini bukan hanya sekadar ajang berkumpul dan bergiliran menerima arisan, tetapi juga menjadi wadah berbagi cerita dan mempererat hubungan antarwarga.
Pertemuan bulan ini, suasana arisan sedikit berbeda. Hadir perwakilan dari Credit Union Pelita Sejahtera (CUPS), yakni Bapak Niko Hukulima dan Mba Susi. Kehadiran mereka dalam rangka memberikan informasi mengenai keberadaan CUPS serta manfaat-manfaat yang ditawarkan kepada para anggota, khususnya dalam konteks pemberdayaan ekonomi keluarga.
Dalam suasana yang hangat, para ibu-ibu mendengarkan penjelasan tentang bagaimana CUPS dapat menjadi sarana untuk menabung, memperoleh pinjaman dengan bunga rendah, produk solidaritas menarik serta akses pelatihan yang mendukung kesejahteraan keluarga. Sejumlah ibu-ibu pun menyambut positif pertemuan ini, menyatakan ketertarikan mereka untuk bergabung sebagai anggota CUPS.
Pertemuan ini sendiri difasilitasi oleh Ibu Neli, salah satu anggota CUPS aktif yang juga merupakan bagian dari arisan tersebut. Selanjutnya, Mba Susi akan terus menindaklanjuti ketertarikan para ibu-ibu melalui koordinasi dengan Ibu Neli, guna memastikan proses pendaftaran dan pengenalan lebih lanjut bisa berjalan lancar.
Dalam obrolan yang berkembang, para anggota menyampaikan harapan agar kelompok arisan ini tidak saja menjadi ajang sosial semata, tetapi juga dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih besar melalui pemberdayaan anggota. Dengan dukungan CUPS, mereka optimis arisan bisa menjadi wadah nyata untuk membangun kemandirian ekonomi dan memperkuat solidaritas komunitas.
Harapannya, semoga semakin banyak ibu-ibu yang melihat peluang pemberdayaan ini dan bergabung dengan CUPS demi kesejahteraan bersama. Arisan bukan hanya bisa menjadi sarana sosial, tetapi juga titik awal untuk memperkuat ekonomi keluarga dan komunitas.



