Selamat datang di website Federasi Nasional Credit Union Indonesia - PUSKOPCUINA
Jam Kerja PUSKOPCUINA Senin s.d. Jumat pukul 07.30 s.d. 15.30 WIB, Efektif Per 4 Maret 2024

SHARING

Bukan Sekadar Koperasi: Perjalanan Hidup Bersama CU SMB

Share:
Bukan Sekadar Koperasi: Perjalanan Hidup Bersama CU SMB

Halo nama saya Dwi Prasetyo, biasa dipanggil Tio. Tidak terasa, sudah 17 tahun saya menjadi bagian dari Koperasi Credit Union Sejahtera Makmur Bersama (CU SMB) Selama 17 tahun itu, saya menyadari bahwa menjadi anggota CU bukan hanya tentang belajar menyimpan uang. Saya belajar bagaimana mengelola keuangan, memahami arti kebutuhan dan kemampuan, serta mengambil keputusan dengan lebih bijaksana. Kalau ditanya tentang suka dan duka menjadi anggota CU SMB, jawaban saya sederhana: lebih banyak sukanya daripada dukanya.

Belajar Sebelum Meminjam

Salah satu hal yang paling saya rasakan manfaatnya selama menjadi anggota CU SMB bukan hanya fasilitas simpanan dan pinjaman, tetapi juga pendidikan yang diberikan kepada anggota. Sejak menjadi anggota, saya mendapatkan berbagai pendidikan, mulai dari pendidikan dasar, pendidikan literasi, hingga berbagai pelatihan. Terlebih ketika ingin mengajukan pinjaman, anggota harus terlebih dahulu mengikuti pendidikan dasar dan literasi keuangan. Awalnya mungkin terlihat seperti sebuah persyaratan. Namun bagi saya, justru di situlah letak manfaatnya.

Dari pendidikan tersebut, saya belajar bahwa meminjam uang harus dilakukan dengan bijak. Meminjam bukan hanya soal mendapatkan sejumlah uang yang sedang kita butuhkan. Ada kemampuan yang harus diperhitungkan. Ada pendapatan yang harus dipertimbangkan. Ada kewajiban yang harus diselesaikan. Semuanya harus dihitung dengan matang agar pinjaman tidak justru menjadi masalah di kemudian hari, baik secara administrasi maupun dalam kemampuan membayar. Bagi saya, pendidikan tersebut mengubah cara pandang saya terhadap uang. Pentingnya pendidikan dalam keanggotaan CU SMB adalah untuk melatih saya dalam mengelola uang dan meminjam dengan bijak.

Dari Kebiasaan Menabung, Tumbuh Sebuah Harapan

Hal lain yang saya rasakan selama menjadi anggota CU SMB adalah tumbuhnya kebiasaan menabung. Uang yang saya simpan di CU SMB tidak dikenakan biaya administrasi setiap bulan. Bahkan, simpanan tersebut dapat bertambah karena mendapatkan balas jasa. Namun bagi saya, manfaat menabung tidak berhenti pada bertambahnya angka dalam simpanan. Sedikit demi sedikit, kebiasaan menabung tersebut ternyata menjadi bekal untuk memenuhi kebutuhan hidup yang lebih besar: Salah satunya adalah rumah.

Kebiasaan menabung yang saya lakukan selama bertahun-tahun membantu saya memenuhi kebutuhan primer, termasuk untuk membeli rumah atau mengangsur rumah melalui KPR. Mungkin bagi sebagian orang, menabung sedikit setiap bulan terasa tidak terlalu berarti. Tetapi dari pengalaman saya, saya belajar bahwa sesuatu yang dilakukan sedikit demi sedikit dan konsisten pada akhirnya dapat menjadi sesuatu yang besar. Menabung bukan hanya tentang berapa banyak uang yang bisa saya sisihkan hari ini. Menabung adalah tentang bagaimana saya mempersiapkan kehidupan saya di masa depan.

UMR Bukan Penghalang untuk Merasa Cukup

Saya tidak menggambarkan diri saya sebagai orang yang memiliki penghasilan besar. Saya hanyalah seorang pekerja dengan penghasilan UMR, bahkan terkadang di bawahnya. Tetapi ada satu hal yang saya syukuri: dengan memiliki wadah yang tepat untuk menyimpan dan mengelola uang, saya merasa kebutuhan hidup saya tetap dapat tercukupi. Puji Tuhan, saya tidak pernah merasa kekurangan dan selalu dicukupi. Dari pengalaman tersebut, saya menemukan pemahaman saya sendiri tentang arti sejahtera. Menurut saya, sejahtera tidak selalu berarti memiliki banyak uang. Tidak harus kaya. Tidak harus memiliki segala sesuatu yang kita inginkan. Sejahtera adalah ketika kita bisa merasa cukup, hati bisa gembira, dan kehidupan dapat dijalani dengan damai. Mungkin pemahaman itu terdengar sederhana. Namun bagi saya, justru kesederhanaan itulah yang membuatnya dekat dengan kehidupan sehari-hari. Saya belajar bahwa rasa cukup bukan berarti berhenti memiliki cita-cita. Rasa cukup berarti mampu mensyukuri apa yang sudah dimiliki, sambil tetap berusaha memperbaiki kehidupan.

17 Tahun, dan Masih Memilih CU SMB

Selama 17 tahun menjadi anggota, saya melihat CU SMB bukan hanya sebagai tempat menyimpan uang atau tempat mendapatkan pinjaman. CU SMB telah menjadi bagian dari proses belajar saya dalam menjalani kehidupan. Di sini saya belajar menabung. Saya belajar mengatur keuangan. Saya belajar memahami kemampuan diri sebelum mengambil pinjaman. Saya juga belajar bahwa kesejahteraan tidak selalu diukur dari seberapa banyak yang kita miliki, tetapi dari kemampuan kita untuk menjalani hidup dengan rasa cukup, bahagia, dan damai. Ketika saya mampu mengelola uang dengan baik, mengambil keputusan dengan bijak, dan membangun kebiasaan menabung, sebenarnya saya sedang membangun jalan menuju kehidupan yang lebih baik. Dan bagi saya, perjalanan 17 tahun bersama CU SMB terangkum dalam satu kalimat yang menjadi semangat kita bersama: Cerdas, Bijaksana, Sejahtera! (TIO)

IMG_3359 (3).jpg

Penulis: Dwi Prasetyo – Anggota sekaligus BESTie CU SMB
Editor: Padmi Pudyaningtyas

Artikel Terkait: