Genap 15 Tahun CUAL BERDIAKONIA TRANSFORMATIF
GENAP 15 Tahun, Koperasi modern Credit Union Angudi Laras (GKJ Klasis) Purworejo berkarya dalam misi DIAKONIA TRANSFORMATIF (3 Januari 2011 - 2026). Koperasi ini semula digagas oleh Bapelklas - Badan Pelaksana Klasis (GKJ) Purworejo (2010) dan dengan keputusan bulat Sidang menginisiasi Lahirnya lembaga diakonia masyarakat dalam bentuk Koperasi Modern CREDIT UNION ANGUDI LARAS (CUAL) sejak 3 Januari 2011. Sejarah mencatat, KETUA BAPELKLAS (2009-2010) begitu lereh ditugasi sebagai sebagai Pengurus , yang kemudian terpilih sebagai Ketua Pengurus CUAL (sd. 2027). Sementara SEKRETARIS BAPELKAS (2009-2010) begitu lereh ditugasi menjadi Pengawas CUAL , yang akhirnya terpilih menjadi Ketua Pengawas CUAL (sd.2027). Sedangkan Bendahara BAPELKLAS (2009-2010) dipercaya untuk mengawal sebagai Manajemen CUAL, yang kemudian dipercaya sebagai Manajer CUAL (sejak 2011 - 2023).
Seperti kita ketahui, kita kenal ada Tiga Model Diakonia: (1). Diakonia KARITATIF, (2). Diakonia REFORMATIF dan (3), Diakonia TRANSFORMATIF. Koperasi Credit Union (CU) adalah contoh nyata diakonia dengan model transformatif, bukan sekadar diakonia karitatif atau bantuan sesaat seperti yang biasanya sering kita lakukan....
-----


Mengapa Credit Union merupakan Diakonia Transformatif?
1. Mengubah ketergantungan menjadi kemandirian
Diakonia transformatif tidak berhenti pada “memberi ikan”, tetapi memberi kail dan mengajarkan cara memancing. CU mendorong anggota untuk: menabung secara disiplin, mengelola keuangan dengan bijak, merencanakan masa depan keluarga. Dengan demikian, orang kecil tidak lagi tergantung pada rentenir atau bantuan sesaat.
2. Memberdayakan, bukan mengasihani
Dalam CU, anggota bukan objek belas kasihan, melainkan subjek pembangunan. Setiap anggota: memiliki hak suara, ikut menentukan arah koperasi, dihargai martabat dan potensinya. Ini selaras dengan diakonia Yesus yang memulihkan martabat manusia (bdk. Lukas 4:18–19).
3. Transformasi ekonomi yang berdampak sosial
CU tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi: memperjuangkan keadilan ekonomi, memperkuat solidaritas, membangun jejaring sosial yang sehat. Hasilnya adalah perubahan struktur: dari ekonomi yang menindas menjadi ekonomi yang melayani kehidupan.
4. Pendidikan sebagai inti pelayanan
Salah satu kekuatan CU adalah pendidikan anggota (financial literacy, kewirausahaan, etika ekonomi). Ini sejalan dengan diakonia transformatif yang menumbuhkan kesadaran kritis agar masyarakat mampu mengubah kondisi hidupnya sendiri.
5. Sejalan dengan teologi Kerajaan Allah
Diakonia transformatif berakar pada nilai Kerajaan Allah: keadilan, kesejahteraan bersama (shalom), dan kehidupan yang berkelimpahan (Yohanes 10:10). CU menjadi sarana konkret menghadirkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan ekonomi sehari-hari.
Kesimpulan
Credit Union (CU) ANGUDI LARAS adalah contohnyata ber-diakonia yang bekerja dari dalam sistem kehidupan masyarakat, mentransformasi: denagn cara berpikir baru, struktur ekonomi, dan relasi sosial yang memadai. Dengan demikian, CU bukan hanya lembaga keuangan, tetapi pelayanan iman, sebagai Diakonia tranformatif , yang diwujudkan dalam tindakan pemberdayaan sosial-ekonomi yang membebaskan dan memberdayakan dalam komunitas di Kabupaten Purworejo dan sekitarnya.
DIRGAHAYU 15 TAHUN CU ANGUDI LARAS (GKJ KLASIS) PURWOREJO (3 Januari 2011 - 2026)
by Les.

Ketua Pengurus CU Angudi Laras



