Mendengarkan, Menggerakkan, Memberdayakan: Monitoring & Bimtek Pemberdayaan CU Sejahtera Makmur Bersama
Akhir pekan di awal Juli 2025 terasa berbeda bagi keluarga besar Credit Union Sejahtera Makmur Bersama (CU SMB). Selama dua hari berturut-turut, Jumat dan Sabtu, 4–5 Juli 2025, seluruh elemen CU, mulai dari Manajemen, Pengurus, Pengawas, hingga Kelompok Inti (KOPTI) berkumpul dalam kegiatan Monitoring dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemberdayaan. Yang membuat kegiatan ini makin istimewa adalah kehadiran langsung Gregorius Am’isa, S.Pd atau yang akrab disapa Kaka Ois. Beliau merupakan Anggota Pengurus III PUSKOPCUINA (Pusat Koperasi Credit Union Indonesia) yang membidangi bidang pemberdayaan. Kaka Ois terbang langsung dari Atambua untuk menyapa para pegiat CU dan berbagi semangat pemberdayaan.
Hari Pertama (Jumat, 4 Juli 2025): Kunjungan Usaha Anggota
Pagi hari Jumat, 4 Juli 2025, Kaka Ois tiba di Jakarta dan langsung dijemput oleh tim dari CU SMB ada Pak Alexander Japen, Ibu Yenny Romaul, dan Silviana Olasihut. Setelah sarapan ringan, rombongan berangkat menuju dua rumah anggota CU untuk melakukan monitoring usaha:
- Mas Satriyo, anggota yang memiliki usaha "Tengu Decoration" lampu LED workshop.
- Pak Jumai, anggota yang memiliki usaha hidroponik "Maju Barokah Hidroponik" rumahan di lahan terbatas tapi menghasilkan produk berkualitas.
Kunjungan dimulai pukul 09.30 hingga sore hari. Selama kunjungan, Kaka Ois mendengarkan langsung cerita perjuangan, tantangan, dan bagaimana CU hadir mendukung langkah usaha mereka. Sebagai bentuk apresiasi, Credit Union Sejahtera Makmur Bersama memberikan merchandise khusus kepada Pak Jumai dan Mas Satriyo, karena telah bersedia menerima kunjungan dan berbagi kisah inspiratif mereka.






Sebelum kembali ke hotel, Kaka Ois sempat menyempatkan diri mampir ke Kantor Pelayanan CU Sejahtera Makmur Bersama untuk menyapa langsung rekan-rekan manajemen lainnya. Meski singkat, momen ini menjadi ruang hangat untuk menyatukan semangat dan energi bersama.

Hari Kedua (Sabtu, 5 Juli 2025): Monitoring & Bimtek
Kegiatan berlanjut pada pukul 09.00 WIB di Kantor Pelayanan CU Sejahtera Makmur Bersama. Agenda utama hari kedua adalah Bimtek dan diskusi reflektif yang diikuti oleh Pengurus, Pengawas, dan Kelompok Inti.
Sesi dibagi ke dalam tiga bagian:
- Penyampaian materi pemberdayaan
- Refleksi dari hasil kunjungan lapangan
- Diskusi kendala yang dihadapi kelompok inti dalam menjalankan peran di komunitas
Dalam kesempatan ini, Kaka Ois menekankan pentingnya peran strategis kelompok inti:
“Kelompok inti adalah perpanjangan tangan Credit Union kepada calon anggota. Mereka bukan hanya penghubung, tetapi wajah pertama yang dikenali dan dipercaya masyarakat. Maka, penting bagi kelompok inti untuk menghayati nilai-nilai CU dalam tindakan sehari-hari.”
Dalam sesi ini juga Kaka Ois mengajaK Kelompok Inti yang hadir antara lain ada Mba Noviana, Bu Marsela, Bu Lasaria, Pak Marsudi dan Mas Eko, menyampaikan pengalaman dan kendala mereka di lapangan saat merekrut anggota baru. Beberapa dari mereka mengungkap tantangan seperti: Calon anggota tidak memiliki uang simpanan, ada yang sudah tidak bekerja, sebagian tertarik, tapi masih ragu dan perlu diyakinkan
Menanggapi hal ini, Kaka Ois memberikan dorongan rohani yang menyejukkan, seperti yang tertulis dalam Alkitab:
“Dan jika ada suatu tempat yang tidak menerima kamu dan tidak mendengarkan kamu, kebaskanlah debu dari kakimu ketika kamu pergi dari situ sebagai peringatan bagi mereka" (Markus 6:11)
Pesan ini menjadi pengingat semua bahwa tugas kita kita sebagai Relawan CU adalah menabur benih kebaikan, bukan memaksa. Jika ada yang belum siap menerima, bukan berarti perjuangan sia-sia. Justru, itu bagian dari proses dan panggilan kita sebagai pelayan gerakan.

Beberapa pengurus CUSMB menekankan bahwa pemberdayaan adalah inti dari gerakan Credit Union. Pembentukan kelompok inti dinilai sebagai strategi utama dalam memperluas jangkauan dan memperkuat keberadaan CU di tengah masyarakat. Credit Union harus mampu tampil sebagai solusi modern yang selaras dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, penting bagi para pengelola untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging), agar bangga mengenakan atribut sebagai relawan CU dan menjalankan peran mereka dengan penuh semangat. Sementara itu, dari pihak pengawas disampaikan pandangan bahwa kemunculan koperasi-koperasi baru tidak perlu ditakuti. Sebaliknya, hal tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi Credit Union untuk terus berinovasi, menjawab kebutuhan anggota secara relevan, adaptif, dan inovatif. Seluruh rangkaian kegiatan ini menegaskan bahwa monitoring dan bimtek bukan hanya tentang evaluasi teknis, tetapi juga tentang menyegarkan kembali semangat kolektif, memperkuat relasi dengan para Kelompok Inti, dan menghidupkan kembali visi pemberdayaan. Kehadiran Kaka Ois membawa semangat baru; melayani dengan hati, mendengarkan dengan empati, dan memperkuat komitmen. Harapannya, CU Sejahtera Makmur Bersama semakin tumbuh sebagai gerakan ekonomi yang tangguh, inklusif, dan selaras dengan kebutuhan zaman. (PUD)
*) Penulis: Padmi Pudyaningtyas (Bendahara Pengurus periode 2023 sd. 2025), Editor: Padmi Pudyaningtyas



