Selamat datang di website Federasi Nasional Credit Union Indonesia - PUSKOPCUINA
PUSKOPCUINA mengucapkan dirgahayu kepada CU Muara Kasih ke - 14
Jam Kerja PUSKOPCUINA Senin s.d. Jumat pukul 07.30 s.d. 15.30 WIB, Efektif Per 4 Maret 2024

Materi Edukasi

“PACKAGING IS SILENT SALESMAN” Kemasan yang Menjual Tanpa Banyak Bicara

Share:
“PACKAGING IS SILENT SALESMAN” 
Kemasan yang Menjual Tanpa Banyak Bicara

Salam Solidaritas!
Saat ini banyak produk UMKM sebenarnya memiliki rasa dan kualitas yang baik, tetapi belum mampu menarik perhatian pembeli. Mengapa demikian? Ternyata salah satu penyebabnya adalah kemasan produk yang kurang menarik, karena sebelum konsumen mencoba isi produk, hal pertama yang dilihat adalah kemasannya. Karena itu muncul istilah “Packaging is Silent Salesman” atau lebih mudahnya Kemasan adalah penjual yang bekerja diam-diam. Kemasan dapat membuat orang:
• Melirik produk
• Tertarik membeli
• Percaya terhadap kualitas
• Mengingat merek
• Membeli kembali
Artinya, kemasan bukan hanya pembungkus, tetapi alat pemasaran.

Apa Itu Packaging?
Packaging atau kemasan adalah :
Wadah atau pembungkus fisik yang digunakan secara fungsional untuk meningkatkan nilai tambah, mutu, serta keamanan suatu produk. (Sri Julianti)
Kemasan bukan sekadar plastik atau kotak. Kemasan adalah wajah dari sebuah produk.
Contoh sederhana:
• Keripik dalam plastik polos
• Keripik dengan label menarik dan rapi
Walaupun isinya sama, kebanyakan orang akan memilih produk yang tampil lebih menarik.

Mengapa Kemasan Disebut “Silent Salesman”?
Karena kemasan mampu “berbicara” kepada konsumen tanpa suara. Kemasan dapat menyampaikan:
• Produk ini enak
• Produk ini higienis
• Produk ini berkualitas
• Produk ini cocok untuk hadiah
• Produk ini modern
• Produk ini terpercaya
Bahkan ketika penjual tidak ada, kemasan tetap bekerja menjual produk. Contoh: Saat kita pergi ke minimarket, tidak ada yang menjelaskan satu per satu isi produk. Tetapi kita tetap memilih produk tertentu karena:
• Warnanya menarik
• Tampak bersih
• Informasinya jelas
• Terlihat lebih profesional
Itulah kekuatan packaging.

Fungsi Penting Kemasan
A. Melindungi Produk
Kemasan menjaga produk agar tidak rusak, tidak tumpah, tidak terkena debu, lebih tahan lama
Contoh:
• Sambal menggunakan botol/toples yang tertutup rapat, bersegel agar tidak tumpah dan lebih tahan lama.
• Keripik menggunakan standing pouch/plastic bersealer agar tetap renyah.

B. Menarik Perhatian Konsumen
Kemasan yang menarik membuat orang memperhatikan produk kita. Hal yang memengaruhi warna, bentuk, tulisan/huruf yang dipakai, logo, foto produk.

C. Meningkatkan Nilai Jual
Produk sederhana bisa terlihat lebih mahal jika dikemas dengan baik.
Contoh:
• Singkong biasa yang hanya dipotong – potong, digoreng, diplastik kecil polos
• Singkong dibuat Keripik dengan plastik tebal dan label cantik
Harga jual singkong goreng bisa meningkat karena diolah menjadi produk yang menarik dan tampilannya lebih meyakinkan.

D. Membangun Kepercayaan
Konsumen lebih percaya pada produk yang: bersih, rapi, ada label yang berisi informasi tentang produk, ada tanggal produksi, ada tanggal kadaluwarsa, ada nama dan alamat produsen, perijinan, dll. Kemasan yang baik menunjukkan bahwa penjual serius menjalankan usahanya dan usahanya terlihat lebih professional seperti bukan UMKM biasa.

E. Menjadi Identitas Produk
Kemasan membantu orang mengingat produk kita.
Contoh:
• Warna khas
• Logo khas
• Nama produk yang unik
Jika kemasan konsisten, pelanggan akan lebih mudah mengenali produk.

Ciri-Ciri Kemasan Yang Baik
1. Bersih dan Rapi
Konsumen sangat memperhatikan kebersihan. Hindari: plastik kusut, label miring, kemasan penyok, tulisan buram.

  1. Mudah Dibaca
    Tulisan harus jelas, jangan terlalu kecil. Minimal memuat: nama produk, varian rasa, komposisi produk, berat isi, tanggal produksi, tanggal kadaluwarsa, perijinan (PIRT, HALAL), nama dan alamat produsen.

  2. Menarik Secara Visual
    Gunakan:
    • Warna yang sesuai
    • Font yang mudah dibaca
    • Desain sederhana tetapi menarik
    Tidak perlu mahal, yang penting rapi dan enak dilihat.

  3. Sesuai dengan Produk
    Contoh:
    • Produk premium → kemasan elegan
    • Produk anak-anak → warna cerah
    • Produk tradisional → nuansa alami

  4. Praktis dan Mudah Digunakan
    Konsumen suka kemasan yang:
    • Mudah dibuka
    • Bisa ditutup kembali
    • Mudah dibawa

Kesalahan Umum Dalam Packaging UMKM
A. Tidak Ada Label
Produk tanpa nama sulit diingat, terkesan murahan, diragukan kualitasnya.

B. Desain Terlalu Ramai
Terlalu banyak warna dan tulisan membuat produk terlihat kurang professional dan kurang menarik.

C. Informasi Tidak Lengkap
Konsumen ingin tahu:
- Komposisi produk, konsumen membutuhkan informasi ini agar mengetahui bahan – bahan yang digunakan agar bisa antisipasi jika alergi terhadap bahan tertentu misalnya seafood, buah tertentu, atau tepung, dll.
- Berat isi, konsumen membutuhkan informasi ini untuk perbandingan harga dengan produk lain yang sejenis, juga sebagai perkiraan berat timbangan jika akan dikirim melalui jasa pengiriman.
- Tanggal produksi dan tanggal kadaluwarsa, konsumen membutuhkan informasi ini untuk mengetahui sampai kapan produk tersebut tahan disimpan.

D. Kemasan Tidak Sesuai
Contoh:
• Produk basah memakai plastik tipis sehingga mudah pecah/sobek
• Produk mudah hancur tanpa pelindung

E. Tidak Konsisten
Warna kemasan berubah – ubah, cetakan pertama menggunakan warna merah, besok hijau, minggu depan biru, akibatnya konsumen sulit mengenali merek/branding produk kita.

Tips Membuat Packaging Menarik Dengan Biaya Terjangkau
1. Gunakan Stiker Label
Tidak perlu langsung cetak mahal. Label sederhana sudah cukup membantu.

  1. Pilih Warna Utama
    Gunakan 1–2 warna khas agar mudah diingat.

  2. Gunakan Foto Produk Asli
    • Gunakan foto produk kita, bukan mengambil foto di Google atau foto AI.
    • Foto produk semenarik mungkin sehingga produk terlihat lebih menggugah selera.

  3. Gunakan Nama Produk yang Mudah Diingat
    Gunakan Nama Produk yang singkat, unik, mudah diucapkan.

  4. Pastikan Kemasan Kuat
    Jangan sampai produk rusak saat dibawa.

Contoh Pengaruh Kemasan
Sebelum dikemas dengan baik
• Dijual seadanya
• Harga murah
• Kurang menarik
• Pembeli sedikit

Setelah dikemas dengan baik
• Tampak profesional
• Bisa masuk toko/supermarket atau titip jual
• Bisa dijual dengan harga lebih tinggi
• Lebih dipercaya konsumen
Kemasan yang baik dapat meningkatkan nilai produk tanpa harus mengubah isi produk.

Packaging Dan Media Sosial
Saat ini banyak orang membeli produk melalui:
• WhatsApp
• Facebook
• Instagram
• TikTok
Karena itu tampilan produk sangat penting.
Kemasan yang menarik akan:
• Bagus difoto
• Mudah dipromosikan
• Lebih menarik perhatian di media sosial
Orang sering membeli karena: “Kelihatannya menarik.”

Penutup
Packaging bukan hanya pembungkus. Packaging adalah:
• Identitas produk
• Alat promosi
• Pembentuk kepercayaan
• Penambah nilai jual
• Penjual diam-diam
Karena itu “Packaging is Silent Salesman.”
“Jangan hanya membuat produk yang enak, tetapi buat juga produk yang menarik dilihat.”
“Kemasan yang baik membuat produk sederhana terlihat luar biasa.”
Packaging adalah kesan pertama sebelum produk dicoba.”

Selamat memperbaiki kemasan dan siap menjadi UMKM Naik Kelas!

Author Image

Staf Diklat dan Pemberdayaan

Artikel Terkait: