Selamat datang di website Federasi Nasional Credit Union Indonesia - PUSKOPCUINA
Jam Kerja PUSKOPCUINA Senin s.d. Jumat pukul 07.30 s.d. 15.30 WIB, Efektif Per 4 Maret 2024

Berita PUSKOPCUINA

Rapat Monev X

Share:
Rapat Monev X

Pada tanggal 25-27 Juli 2024, PUSKOPCUINA menyelenggarakan Rapat Monitoring dan Evaluasi X secara hybrid, dengan sebagian peserta hadir di Kantor PUSKOPCUINA, Jalan Perdana No. 86A, Pontianak, Kalimantan Barat, dan sebagian lainnya mengikuti secara daring. Rapat ini dihadiri oleh unsur penasihat, pengurus, pengawas, dan manajemen PUSKOPCUINA untuk mengevaluasi kinerja PUSKOPCUINA selama periode Januari hingga Juni 2024.

Rapat Monitoring dan Evaluasi X ini bertujuan untuk menilai kinerja semester pertama 2024, mengevaluasi capaian dan kendala yang dihadapi PUSKOPCUINA dalam pelaksanaan program kerja selama enam bulan pertama tahun 2024 dan mengidentifikasi permasalahan yang muncul selama pelaksanaan program dan mencari solusi yang efektif untuk mengatasi hambatan tersebut. Dengan demikian diharapkan pencapaian program kerja tahun buku 2024 sesuai dengan target yang ditetapkan.

Seperti kebiasaan dalam kegiatan manajemen strategis di PUSKOPCUINA, Rapat Monev X diawali dengan misa yang dipimpin oleh RP. Faustus Bagara Darmawan, OFMCap, Minister Provinsial Kapusin Pontianak. Dalam homilinya, Pastor Bagara mengingatkan agar PUSKOPCUINA berperan dalam mendampingi CU Primer yang menjadi anggota sehingga CU Primer juga mampu mensejahterakan anggotanya. Seperti contoh di Kabupaten Landak, CU sangat berkembang baik, tetapi kemiskinan juga masih tinggi, memang kemiskinan ini komplek penyebabnya. Pastor Bagara berharap, CU mampu meningkatkan kualitas hidup anggotanya melalui penerapan 3S, self help, self governance dan self responsibility

Foto: RP. Bagara Faustus Darmawan, OFMCap bersama peserta Rapat Monev X 

 

Dalam arahannya, RD. Dr. Fredy Rante Taruk selaku penasihat PUSKOPCUINA mengingatkan bahwa Monev bukan sekedar rutinitas untuk mengevaluasi pencapaian program kerja. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana mengevaluasi output dari setiap kegiatan yang dilakukan. Jika melihat pencapaian program kerja ini, saya mengapresiasi capaian kerja pengurus dan manajemen karena pencapaian sudah baik, namun perlu diperhatikan dan didiskusikan lebih mendalam pada Rapat Monev ini bagaimana output kegiatan yang sudah dilaksanakan ini terhadap kualitas anggota PUSKOPCUINA, ujar Romo Fredy. 

Plan, Do, Chek, Action (PDCA) yang dikembangkan oleh Deming merupakan  metode sistematis untuk merencanakan, menerapkan, memeriksa, dan menindaklanjuti perubahan. Hal ini yang sudah dan sedang kita lakukan, ujar Agustinus Alibata, Ketua Pengurus PUSKOPCUINA dalam sambutannya. Hal ini harus kita terapkan dalam organisasi ini demi perbaikan yang berkelanjutan, pesan Alibata.

Rapat Monev X dipimpin oleh Eustella Maris, S.H. selaku anggota Pengurus PUSKOPCUINA. Stella dapat memimpin Rapat Monev X dengan lancar dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan sehingga menghasilkan rekomendasi perbaikan yang menjawabi isu-isu strategis dan strategi implementasi program kerja PUSKOPCUINA untuk semester 2 tahun 2024 pada masing-masing bidang kerja.

Frans Laten, S.E., Ak. Selaku penasihat PUSKOPCUINA, mengingatkan perlunya implementasi climate action dalam lingkungan kerja PUSKOPCUINA, salah satu prakteknya adalah memajang bunga yang asli pada setiap ruangan kerja, bukan sekedar bunga plastik. Pak Frans, sapaan akrabnya juga mengingatkan agar lingkungan kerja PUSKOPCUINA bebas dari praktek menerima suap, seperti menerima hadiah dari pihak mitra atau CU Primer. Untuk itu perlu diatur dalam kebijakan dan dipatuhi oleh semua pihak, ujar Frans.

Rapat Monitoring dan Evaluasi X yang dilaksanakan oleh PUSKOPCUINA ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kinerja dan tata kelola organisasi. Dengan adanya evaluasi menyeluruh dan perumusan strategi yang tepat, diharapkan PUSKOPCUINA dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang maksimal bagi anggotanya. Keterlibatan semua unsur dalam rapat ini menunjukkan komitmen PUSKOPCUINA untuk menjaga kualitas pelayanan dan keberlanjutan program-program yang dijalankan.

 

Artikel Terkait: