Jam Kerja PUSKOPCUINA Senin s.d. Jumat pukul 07.30 s.d. 15.30 WIB, Efektif Per 4 Maret 2024

Kegiatan CUAL

RAT CUAL TB.2025 SOROTI STRATEGI "TERRITORY MANAGEMENT"

Share:
RAT CUAL TB.2025  SOROTI  STRATEGI  "TERRITORY  MANAGEMENT"

RAT CUAL - Credit Union Angudi Laras  TB.2025  dilaksanakan di Aula Resto Satrio Bowonto Purworejo (17/2-2026) berlangsung sukses. Dihadiri oleh 96% anggota  dengan  mengangkat tema: "Territory Manajemen: Kunci Pelayanan Berkualitas, CU Angudi Laras"  Hadir dari Dekopinda Kab. Purworejo, Dinas Koperasi & UMKM Kab Purworejo , serta  utusan Federasi Nasional  Credit Union Indonesia (PuskopCUina)  dalam diri  Bp. Gregorius Am' Isa, S.Pd. serta tamu Undangan dari Bapelklas GKJ Klasis Purworejo, serta semua Pengurus, Pengawas, Manajemen, komite dan Bala CUAL.

Ketua Pengurus CUAL , Pdt. Em. Lukas E. Sukoco, MTh., PC. CSoT. menjelaskan bahwa pemilihan tema : yang berfocus pada strategi Territory Managerment  adalah kebutuhan mendasar saat ini.  Dalam konteks Credit Union (CU), territory management (manajemen wilayah pelayanan) bukan sekadar pembagian area kerja, tetapi strategi pastoral-ekonomi yang menentukan keberlanjutan lembaga. Credit Union bukan hanya lembaga keuangan, melainkan gerakan pemberdayaan anggota. Karena itu, pengelolaan wilayah menjadi sangat krusial.  Fungsinya adalah (1).Untuk Menjaga Kedekatan dengan Anggota (Member-Centered). Credit Union berdiri atas prinsip anggota sebagai pusat. Tanpa pengelolaan wilayah yang baik, CU akan kehilangan sentuhan personalnya. Dalam prinsip koperasi internasional oleh International Co-operative Alliance, pendidikan dan kepedulian terhadap komunitas adalah nilai utama. Territory management memungkinkan prinsip ini diwujudkan secara nyata. (2). Untuk Pertumbuhan yang Sehat dan Terukur. Dengan territory management:  Target pertumbuhan anggota bisa realistis,  Penyaluran kredit lebih terkontrol, Monitoring NPL (Non-Performing Loan) lebih efektif.  Dalam standar tata kelola seperti CULEG (Credit Union Label of Excellence in Governance), pengelolaan risiko dan kepemimpinan strategis sangat ditekankan. Wilayah yang terpetakan dengan baik membantu analisis risiko berbasis komunitas.  (3).Untuk  Penguatan Komunitas Lokal (Community-Based Approach).  Credit Union bukan bank komersial. Ia berbasis komunitas. Territory management memungkinkan: Pemetaan aset anggota (usaha, keterampilan, jaringan).  Pembentukan kelompok binaan berbasis desa/kelurahan.  Program pemberdayaan yang sesuai konteks budaya.  Ingat: Tanpa pengelolaan wilayah, CU akan menjadi sekadar lembaga simpan pinjam, bukan gerakan sosial ekonomi.

Dalam kesempatan tsb. Ketua Pengurus CUAL juga mengingatkan bahwa tahun 2026 ini kita merindukan , minimal munculn ya  2 KUBn - Komunitas Usaha Binaan. Ini tujuan  yang  sangat realistis  asal  kita bersama, termasuk Bala CUAL - sebagai garda depan bersama Manjemen  mau bersatu penuh semangat untuk mewujudkannya; dengan berbasis pada strartegi territory Management.  "Nanti, pada bulan Juni 2026, seluruh CU Regio Jawa - anggota PuskopCUina, akan berkumpul di Purworejo untuk membahas  strategi ini secara mendalam", tambahnya.

 

Sementara itu, Perwakilan Federasi nasional  CU Indonesia - PuskopCUina, Gregorius Am' Isa, SPd.  menyoroti  bahwa sekalipun CUAL dari sisi jumlah anggota berada di urutan ke 41  dari 46 CU se Indonesia ; namun dalam perspekti  Tata Kelola - CULEG ; maka CUAL termasuk jajaran CU yang bagus. bahkan dalam standart PEARLS untuk kredit lalai (KL) maka CUAL  termasuk yang sehat dan mendekati Ideal  (6,3 % menuju  5 %) Ini baik; mengingat banyak CU CU Indonesia  yang KL-nya diatas 10 %  bahkan 20 % ada juga  yang di atas 30%. "Memang, bila kita cermati berdasarkan Analisis Ratio PEARLS CUAL pada TB. 2025 ini masih ada beberapa indikator  yang perlu dibenahi" Tegasnya. 

 

Sementara itu, perwakilan dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Purworejo  ibu Rini Ani, SE., MM., menjabarkan bahwa  Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten bertugas membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan daerah, perumusan kebijakan, pembinaan, serta pengembangan di bidang koperasi dan usaha mikro, kecil, menengah (UMKM). Fokus utamanya meliputi fasilitasi perizinan, pelatihan, akses permodalan, pemasaran, serta penguatan kelembagaan koperasi.  "Saya berbahagia dan bangga menyaksikan perkembangan Koperasi CU Angudi Laras, yang di jajaran Koperasi  di kabupaten Purworejo, termasuk  dalam Koperasi yang terbaik dan SEHAT". Ungkapnya, disambut  tepuk tangan meriah dari segenap   perta RAT  TB. 2025.   Dalam kesempatan tsb., kepada  Pengurus CUAL  lalu diserahkan Piagam Penghargaan   bahwa Koperasi CU Angudi laras  adalah Koperasi SEHAT.

RAT  TB. 2025  pqdq 17 Februari 2026   dipimpin  oleh Pdt Yuliana Saragih , SSi - sebagai Ketua, dan sekretarisnya  adalah  Pdt. Sri Yuliati, S.Si., MSi.

DIRGAHAYU  15 th    Koperasi  CREDIT  UNION  "ANGUDI  LARAS"  Purworejo

  • Pdt. Sudibyo, S.Si. - Ketua Pengawas CUAL
Author Image

Pendeta GKJ Purworejo Ketua Pengawas CU ANgudi Laras

Artikel Terkait: