RAT XVII CU LIKKU ABA TAHUN BUKU 2025: REKOR BARU, SEMANGAT BARU, PARTISIPASI SEMAKIN KUAT
Sebanyak 510 delegasi dari 42 Komunitas Teritori memadati Gedung Serba Guna Keuskupan Weetebula, Tambolaka, Sumba Barat Daya, dalam pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) XVII KSP CU Likku Aba. Para peserta merupakan perwakilan dari tiga tempat pelayanan: Kantor Pusat Tambolaka, Kantor Pelayanan Lewa, dan Kantor Pelayanan Waikabubak.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut RP Paulus Dwiyaminarto, CSsR, Ketua LKBH Sarnelli, mitra KSP CU Likku Aba dalam penanganan anggota charge off.
Mengusung tema “Meningkatkan Partisipasi Anggota Melalui Penguatan Komunitas Teritori”, RAT kali ini bukan sekadar forum laporan tahunan, tetapi menjadi ruang refleksi atas capaian luar biasa sekaligus peneguhan arah perjuangan ke depan.

Dibuka Pemerintah Daerah
RAT XVII secara resmi dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumba Barat Daya, Bapak Drh. Oktavianus Dapadeda, M.Si, yang hadir sebagai Wakil Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk pengakuan sekaligus dukungan terhadap peran strategis CU Likku Aba dalam penguatan ekonomi masyarakat.

Sidang yang Tertib dan Penuh Semangat
Sidang pleno dipimpin oleh Bapak Titus Diaz Liurai, didampingi Sekretaris Benediktus Dalupe. Dalam suasana yang tertib namun dinamis, forum anggota mengesahkan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Tahun Buku 2025, Laporan Hasil Pengawasan Pengawas Tahun Buku 2025, serta Rencana Kerja Tahun Buku 2026. Pada kesempatan yang sama, forum juga menyetujui pengangkatan RD Tiburtius Mari sebagai Pengurus Pengganti Antar Waktu, menambah kekuatan dalam barisan kepemimpinan.

Tahun Rekor: Aset, SHU, dan Anggota Melonjak
Dalam sambutannya, Ketua Pengurus, Bapak Gabriel Tanggu, tidak menyembunyikan rasa syukur dan optimisme. Ia menegaskan, “Tahun Buku 2025 merupakan tahun rekor dalam sejarah CU Likku Aba. Hampir seluruh indikator kinerja lembaga kita mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, sembilan di antaranya telah mencapai, bahkan melampaui, posisi ideal. Kita juga mencatatkan SHU tertinggi sepanjang sejarah, yakni menembus angka Rp1 miliar, serta berhasil merekrut 921 anggota baru—sebuah pencapaian terbesar dalam sejarah CU Likku Aba.”
Ia melanjutkan dengan penuh keyakinan, “Semua ini selaras dengan filosofi Setia untuk Sejahtera. Berkat ini bukan untuk kita simpan sendiri, tetapi menjadi fondasi kuat agar pada Tahun Buku 2026 seluruh indikator kinerja kita bisa mencapai posisi ideal.”

Diakui Tingkat Nasional: Pertumbuhan Tertinggi
Optimisme yang sama juga datang dari perwakilan PUSKOPCUINA, Bapak Anton Sera Sima. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi yang tidak main-main. “Kami sangat mengapresiasi pencapaian CU Likku Aba pada tahun buku ini. Secara khusus, dalam pertumbuhan anggota, CU Likku Aba mencetak sejarah sebagai yang tertinggi di antara seluruh CU di bawah PUSKOPCUINA.”
Ia bahkan menegaskan, “Persentase pertumbuhan anggota CU Likku Aba mencapai 28,98 persen. Padahal pertumbuhan ideal adalah 12 persen. Artinya, CU Likku Aba telah melampaui batas ideal. Ini luar biasa.”
Sebagai terobosan baru dari pengurus CU Likku Aba, RAT XVII menghadirkan sesi Studium Generale yang membahas pentingnya menjadi anggota CU dan berkomitmen dalam pengelolaan keuangan komunitas. Kehadiran sesi ini membedakan RAT kali ini dari RAT-RAT sebelumnya, karena untuk pertama kalinya forum anggota tidak hanya menjadi tempat laporan tahunan, tetapi juga ruang refleksi dan pembelajaran strategis bagi seluruh anggota.

Penghargaan untuk Para Penggerak
RAT XVII juga menjadi momen apresiasi bagi para pejuang sunyi di lapangan—para aktivis yang dengan penuh dedikasi mengajak masyarakat bergabung menjadi anggota. Penghargaan diberikan kepada tiga perekrut anggota terbanyak sepanjang November hingga Desember 2025. Ibu Mastaruli Simanjuntak memimpin dengan torehan 54 anggota baru, disusul Bapak Benediktus Ere dengan 13 anggota, dan Ibu Kristina Ra Kalli dengan 8 anggota. Tepuk tangan panjang dari peserta menjadi bukti bahwa kerja-kerja kecil yang konsisten selalu menemukan panggung penghargaan.
Suasana semakin semarak dengan pembagian doorprize kepada anggota, menambah sentuhan hangat dalam forum yang sarat makna tersebut.

Dari Rekor Menuju Posisi Ideal
RAT XVII bukan sekadar menutup Tahun Buku 2025, tetapi membuka harapan baru. Dengan partisipasi anggota yang semakin kuat, penguatan komunitas teritori yang semakin solid, serta dukungan berbagai pihak, CU Likku Aba menatap Tahun Buku 2026 dengan optimisme.

Ketua Pengurus CU Likku Aba



