Selamat datang di website Federasi Nasional Credit Union Indonesia - PUSKOPCUINA
Jam Kerja PUSKOPCUINA Senin s.d. Jumat pukul 07.30 s.d. 15.30 WIB, Efektif Per 4 Maret 2024

Kegiatan CUAL

Aktivis CUAL Berkreasi Membatik Seragam Baru Motif Batik Urea

Share:
Aktivis CUAL Berkreasi Membatik Seragam Baru Motif Batik Urea

Aktivis CUAL Berkreasi Membatik Seragam Baru Motif Batik Urea

Pemberdayaan anggota merupakan salah satu Misi dari Koperasi CU Angudi Laras. Tujuan utama tersebut tentunya agar dapat memberdayakan dan memberikan keterampilan yang dapat menjadi sumber penghasilan tambahan atau bahkan usaha mandiri. Salah satu kegiatan pemberdayaan yang dilakukan CU Angudi Laras adalah dengan membatik. Pelatihan ini telah lama dilakukan untuk anggota, mulai dari baik batik tradisional hingga batik modern seiring perkembangan saat ini. Hal ini dilakukan tidak sekedar untuk mendapatkan keuntungan secara ekonomi namun sekaligus untuk melestarikan kebudayaan membatik di Indonesia, khususnya batik Purworejo.

Baru - baru ini seluruh aktivis CU Angudi Laras dilibatkan dalam kegiatan membatik dalam rangka membuat seragam untuk aktivis. Dalam kegiatan ini setiap aktivis mendapatkan pelatihan membatik dengan Metode Urea yang mencakup  berbagai aspek seperti: teknik membatik cap dengan mal dan malam, pemanfaatan pewarna alami dan kimia, menciptakan motif-motif pewarnaan yang inovatif hingga teknik pewarnaan dan proses finishing. Dalam proses pelatihan membatik tersebut aktivis CUAL didampingi oleh pengrajin batik berpengalaman, dari kota Purworejo.

Motif yang dipakai untuk seragam aktivis sudah ditentukan, dan tentu tidak ketinggalan dalam seragam tersebut disertakan logo CUAL sebagai identitas dari CU Angudi Laras. Setiap aktivis berkesempatan membatik dan mendapatkan giliran dalam membatik hal tersebut menjadikan antusias bagi aktivis karena hasil kain yang di kerjakan nantinya akan menjadi milik pribadi, sehingga para aktivis berlomba-lomba untuk membuat kain batiknya sebaik mungkin. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para aktivis, terutama bagi yang masih pemula (belum pernah mengikuti pelatihan membatik).

Setelah proses mengecap selesai, kain di jemur/ diangin-angin ditempat yang tidak terkena sinar matahari. Setelah kering kain mulai diberi warna, CUAL menggunakan dua warna dasar yaitu hijau muda dan biru sesuai warna logo CUAL. Dalam proses pewarnaan ini tidak membutuhkan waktu yang lama karena hanya membutukhan waktu yang relatif singkat, didukung oleh cuaca yang cerah sehingga proses yang membutuhkan sinar matahari dapat tercukupi dangan maksimal. Kerjasama para aktivis yang penuh antusias membuat proses pewarnaan semakin cepat. Kain yang sudah diberi warna lalu ditunggu hingga agak mongering, setelah itu kain siap ditaburi dengan pupuk urea.

 

Teknik atau metode batik yang dipakai yaitu Batik Urea, metode ini masih tergolong baru. Keunikan dari metode Batik Urea ini menonjolkan pewarnaan dengan menciptakan butiran-butiran gradasi pada warna utama. Setelah kedua proses tersebut, serlanjutnya warna dikunci menggunakan waterglass kemudian kain dijemur ditempat yang panas hingga kering. Setelah kain kering dan kain menjadi kaku lalu kain di masukkan ke dalam air yang mendidih untuk menghilangkan malam dan waterglass atau dengan istilah “dilorot”. Setelah malam dan waterglass hilang, kain dicuci menggunakan air sampai bersih lalu dijemur sampai kering, dan kain siap dijahit.

Penulis : PRALESTARI 

Pengawas CU Angudi Laras

Artikel Terkait: