Pengumuman:
#YukDirumahSaja, mari kita waspada Covid-19 dengan menjaga kebersihan dan melakukan social distancing.
Solusi Cerdas Terpercaya

Berita PUSKOPCUINA

CULEG CU Sari Intugin

CULEG CU Sari Intugin

Aktivitas dan perkembangan credit union (CU) yang semakin kompleks memerlukan standar penilaian tata kelola yang baru, untuk melengkapi standar ACCESS Branding yang selama ini sudah dijalankan gerakan CU Asia (ACCU). ACCU memperkenalkan dan mulai mempraktikkan penilaian Credit Union Label of Excellence in Governance atau CULEG. 

CULEG adalah pendapat tentang posisi relatif organisasi CU berkenaan dengan 11 prinsip praktek tata Kelola yang sehat.  Kesebelas prinsip tersebut sebagai berikut. 
1. Partisipasi, proses pelibatan pemangku kepentingan/stakeholder seluas mungkin dalam pembuatan kebijakan.  
2. Transparansi, keterbukaan dalam mengemukakan pengambilan keputusan.  
3. Akuntabilitas, kejelasan fungsi dan pelaksanaan pertanggungjawaban sehingga pengelolaannya berjalan secara efektif.  
4. Orientasi konsensus, suatu tata kelola yang baik menjembatani kepentingan-kepentingan yang berbeda demi terbangunnya suatu konsensus menyeluruh dalam hal apa yang terbaik bagi anggota 
5. Efisiensi dan efektivitas, untuk mengukur kinerja, erat kaitannya dengan produktivitas dan manajemen waktu. 
6. Ekuitas dan inklusivitas, organisasi menyediakan peluang untuk para pemangku kepentingan mempertahankan, meningkatkan, atau secara umum meningkatkan kesejahteraan para anggota, menyediakan paling banyak pesan yang meyakinkan tentang alasan keberadaan dan nilai CU bagi masyarakat. 
7. Patuh pada peraturan dan perundang-undangan, tata kelola yang sehat memerlukan kerangka hukum yang adil yang ditegakkan tidak memihak. Ini mencakup baik regulasi dan hukum plus kebijakan dan prosedur credit union 
8. Kepemimpinan strategis dan visioner, melibatkan dengan baik dalam merumuskan dan membagikan visi sukses yang jelas terhadap masa depan CU, serta memotivasi dan membujuk aktivis untuk menghayati visi tersebut. 
9. Pengetahuan dan ketrampilan dalam memimpin, pemimpin yang efektif memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi, memotivasi tim, mengelola dan mendelegasikan tanggung jawab, mendengar umpan balik, dan memiliki keluwesan dalam memecahkan masalah ditempat kerja yang berubah-ubah. Ketrampilan professional dari mereka yang memberikan tata kelola terus dipertahankan dan diperkuat untuk menyempuranakan output atau dampaknya. Pengurus CU termotivasi untuk terus meningkatkan kinerja mereka. Metode dan prosedur praktis diciptakan dan digunakan untuk mengubah ketampilan ke dalam kapasitas dan memperoleh hasil yang lebih baik. 
10. Kinerja organisasi, terdiri dari hasil nyata CU sesuai standar, tujuan dan target. Hal ini mencakup area-area tertentu kinerja dan penetrasi pasar/outreach CU. Rating dikaitkan dengan kinerja organisasi yang meliputi rencana strategi operasional, keuangan, hukum, dan pengembangan organisasi. 
11. Akuntabilitas jaringan (responsibility), kesesuaian pengelolaan CU dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip pengelolaan CU yang sehat.  

CULEG CU Sari Intugin 
KSP Credit Union Sari Intugin (CUSI),  salah satu anggota PUSKOPCUINA tahun 2022 mendapatkan pelayanan pendampingan dalam bentuk penilaian tata kelola berbasis CULEG. Kegiatan diselenggarakan pada tanggal 11 – 13 April 2022, bertempat di Kantor CU Sari Intugin TP Sambas, yang difasilitasi oleh Herculanus Irwandi, staf Coaching bidang tata Kelola dan kepatuhan PUSKOPCUINA. 

Kegiatan CULEG yang dilakukan selama tiga hari adalah pembacaan berbagai dokumen dari CUSI seperti agenda dan notulen rapat pengurus dan komite, laporan pengawas, dokumen-dokumen Administrasi lainnya seperti Manual Operasional (MO) dan Manual Prosedur (MP), notulen rapat anggota tahunan dan rapat anggota khusus dan pembagian form yang telah dibuat oleh faslitator untuk mempermudah penilaian. 

Penilaian terhadap penerapan tata kelola bagi CU dilakukan untuk mengukur, kecukupan struktur dan infrastruktur tata kelola governance structure CU   agar penerapan tata kelola mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan stakeholders CU. 

Hasil penilaian penerapan tata kelola mencakup aspek kualitatif dan aspek kuantitatif, antara lain kecukupan transparansi laporan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan peningkatan/ penurunan kepatuhan terhadap ketentuan dan penyelesaian permasalahan yang dihadapi CU seperti penyimpangan/fraud, pelanggaran Batas Minimum Pemberian Kredit (BMPK) pelanggaran ketentuan terkait laporan CU  kepada PUSKOPCUINA. Untuk skor  penilaian CULEG dapat dijabarkan sebagai berikut.

 
Manfaat penilaian tata Kelola berbasis CULEG bagi para pengelola dan pemangku kepentingan adalah mereka mampu membedakan berbagai CU yang ada berdasarkan tingkat praktek-praktek tata kelola yang sehat. Alat/tool tersebut dapat digunakan oleh organisasi layanan CU untuk mempromosikan praktek tata kelola yang sehat di CU. CULEG dapat menggerakkan kesadaran, secara objektif mengakui dan merespon berbagai isu tata kelola, memajukan praktek tata kelola dan meningkatkan citra CU.  

“Hasil akhir dari kegiatan ini adalah tersedianya dokumen tata kelola berbasis CULEG sebagai dokumen pembantu  yang melengkapi kebijakan /peraturan lain selain MO dan MP pada CUSI,”harap Andi. * 

Willy, PUSKOPCUINA 
 

Share this Post:
Ditulis oleh Admin
Admin

Artikel Terkait: