Pengumuman:
#YukDirumahSaja, mari kita waspada Covid-19 dengan menjaga kebersihan dan melakukan social distancing.
Solusi Cerdas Terpercaya

Pembelajaran Credit Union

Development Educators Menyiapkan Aktivis Militan CU di Asia

Development Educators Menyiapkan Aktivis Militan CU di Asia

ACCU telah berperan penting dalam promosi dan penguatan Credit Union di Asia selama lima dekade. Peran ACCU sebagai Federasi Credit Union tingkat Asia akan sangat penting bagi perkembangan gerakan CU di Indonesia, tujuannya meningkatkan kesadaran para pemimpin tentang perubahan yang perlu dilakukan untuk menciptakan perbedaan dalam mengelola CU-nya demi tujuan kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat umumnya. Development Educators adalah salah satu layanan bernilai tambah yang ditawarkan ACCU kepada anggotanya.

Fasilitator DE ke-31 (foto:adrianus, puskopcuina)

Program Development Educators diharapkan memberikan gerakan yang lebih besar dari para peserta yang terampil secara profesional yang dapat secara aktif mempromosikan peran Lembaga Credit Union dengan mengkomunikasikan prinsip-prinsip koperasi kepada kelompok anggota dan non-anggota. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan presentasi yang ada dari orangorang terpilih yang diambil dari sektor manajemen dan relawan gerakan. Orang-orang ini akan diundang untuk mengikuti kursus intensif khusus selama lima hari dan belajar bagaimana mengembangkan bakat mereka dan memperoleh bakat baru di bawah bimbingan pendidik pengembangan profesional.

Peserta Development Educators Angkatan ke-31 berjumlah 33 orang, yang berasal dari Indonesia yang dihadiri PUSKOPCUINA, CU Sauan Sibarrung dan CU Mentari Kasih. Sementara utusan dari Filipina dihadiri oleh PHHCI, PFCCO NCR, ACDI, NATCCO, BUGEMCO, dan beberapa Koperasi yang ada di Filipina. Sedangkan peserta dari Nepal dihadiri oleh NEFSCUN. PUSKOPCUINA selaku Associate Member ACCU turut serta mengikuti training ini yang berasal dari unsur pengawas yaitu Agus Budi Saktiono, sedangkan unsur Manajemen yaitu Adrianus Alkadri dan Beni Runtunuwu. Selanjutnya peserta CU Sauan Sibarrung yaitu Flaviana Iki Kala' Padang dan Yan Adrianus Masarang. Sedangkan peserta dari CU Mentari Kasih diwakili Casimirus Sado, Teodosius Leka, Gede Suryanto, dan Boy Stefanus.

Fasilitator DE ke 31 adalah Elenita V San Roqu (CEO ACCU), Ranjith Hettiarachchi (Myanmar Project Manager/Chief of Technical Officer in Management), Kamon Kiattisirikumpon (Member Service Officer), Thum Pongwat, Paul, dan Adam.

Peserta DE(foto: adrianus, puskopcuina)

Ada 14 materi yang digeluti selama pelatihan, sebagai berikut.

  1. Gerakan Koperasi dan Credit Union Global, Kekuasaan Bertindak Koperasi (Integrasi), diskusi sebagai bentuk komitmen sebagai peserta DE.
  2. Tujuan Pengembangan Berkelanjutan untuk Mengubah Dunia, SDG 13, Jadilah Perubahan, Ambil Tantangan (Solusi Bisnis No. 26 – Panduan untuk CU tentang Aksi Iklim).
  3. Breakout room untuk presentasi individu kepada kelompok kecil.
  4. Keterampilan Komunikasi Efektif & Persuasif.
  5. Tanggapan COVID 19: Mengubah pemulihan menjadi peluang nyata untuk melakukan hal-hal yang benar untuk masa depan.
  6. Presentasi kelompok tentang masalah pembangunan menggunakan Fish Analisis tulang selama 15 menit per kelompok (presentasi individu kepada kelompok besar).
  7. Mendukung wirausahawan pasca COVID 19 (layanan pengembangan bisnis).
  8. Membangun keanggotaan yang tangguh (Financial Health).
  9. Menemukan Keselarasan Tujuan Pribadi Anda dengan Misi Credit Union.
  10. Bagaimana kecerdasan emosional menjadikan anda pemimpin bintang?
  11. Memimpin melalui masa sulit.
  12. Presentasi individu kepada kelompok besar.
  13. Kompas etika pendidik pembangunan.
  14. Melakukan umpan balik tentang presentasi individu maupun presentasi kelompok.

 

Pelatihan dimulai pada pukul 07.00 sampai 13.30 WIB. Semua peserta dan fasilitator wajib disiplin dan selalu on kamera selama mengikuti kegiatan. Setiap hari kelompok mengatur jalannya sesi dan memberikan rekap setiap selesai kegiatan. 

Setiap akhir sesi dilakukan evaluasi dan jejaring oleh tim tuan rumah dilakukan setiap akhir sesi dan sebelum kelas berakhir. Setiap kelompok diminta untuk menyampaikan tanggapan dan evaluasi terhadap proses yang telah dilaksanakan selama satu hari. Kemudian sebelum kelas dimulai setiah hari, ada kelompok yang bertugas untuk menyampaikan rekap, pengumuman, dan energizer oleh tim yang bertugas sebagai tuan rumah.

DE ditutup dengan penyerahan sertifikat, dan lencana nama silver, dan wisuda party akan diselenggarakan secara langsung bulan Desember 2022. 

Harapan dari program ini dilaksanakan yaitu antar peserta menjadi terintegrasi, menjadi pemimpin dan dapat meningkatkan kualitas diri.***

 

Adrianus Alkadri & Beni Runtunuwu, Peserta DE Batch 31 

Share this Post:
Ditulis oleh Admin
Admin

Artikel Terkait: