Jam Kerja PUSKOPCUINA Senin s.d. Jumat pukul 07.30 s.d. 15.30 WIB, Efektif Per 4 Maret 2024

Berita Internasional

PUSKOPCUINA Hadir di Asian Credit Union Forum 2025 di Manila, Filipina: Berbagi Pengalaman dan Pengetahuan untuk Kemajuan Credit Union

Share:
PUSKOPCUINA Hadir di Asian Credit Union Forum 2025 di Manila, Filipina: Berbagi Pengalaman dan Pengetahuan untuk Kemajuan Credit Union

Manila, Filipina – 13 September 2025 – Puskop Credit Union Indonesia (PUSKOPCUINA) secara aktif berpartisipasi dalam Asian Credit Union Forum 2025 yang diselenggarakan di Manila, Filipina. Acara ini menjadi wadah penting bagi para pemimpin credit union dari berbagai negara Asia dan internasional untuk berbagi pengetahuan, inovasi, dan strategi pengembangan. PUSKOPCUINA dipercaya oleh Asian Confederation of Credit Unions (ACCU) untuk membagikan pengalaman dan keahlian mereka, khususnya dalam transformasi digital, kepemimpinan berbasis misi, dan pemberdayaan generasi muda.

Forum ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai negara, yaitu Australia, Bangladesh, Kanada, Jerman, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Kenya, Lao PDR, Nepal, Papua Nugini, Filipina, Rusia, Singapura, Kepulauan Solomon, Korea Selatan, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, Timor Leste, Amerika Serikat, dan Vietnam. Dari PUSKOPCUINA, yang hadir adalah:

  • P. Dr. Fredy Rante Taruk, Pr. – Penasihat PUSKOPCUINA
  • Anton Sera’ Sima, S.IP. – Wakil Ketua Pengurus PUSKOPCUINA
  • RD. Agustinus Lengga Tiala, S.Fil., M.M. – Sekretaris Pengurus PUSKOPCUINA
  • Rosalina Susi, S.E., M.Ak. – General Manager PUSKOPCUINA periode 2025-2029
  • Tony, S.Kom. – Manajer Teknologi Informasi PUSKOPCUINA dan peninjau pengurus World Council of Credit Unions (WOCCU) periode 2024-2025

Selain itu, perwakilan dari credit union primer anggota PUSKOPCUINA yang turut hadir meliputi:

1. Credit Union Betang Asi:  

  • Dr. Rita Sarlawa, S.E., M.Si. – Ketua Pengurus CU Betang Asi dan Bendahara Pengurus PUSKOPCUINA  
  • Simpei, S.Pi., M.AP. – Ketua Pengawas CU Betang Asi  
  • Ethos Hendra Lidin, S.E. – General Manager CU Betang Asi  

2. Credit Union Sauan Sibarrung:  

  • Syrilus Tarra’ Tandioga, S.Pt. – Pengurus 
  • Sri Eva Topayung, S.T., M.Ak. – General Manager  
  • Yulianus Bottong, S.Kom., M.Ak. – Deputi Senior Pengembangan SDM dan IT  
  • Bernadett Lusty, S.S. – Staf Litbang dan Humas  

3. Credit Union Mentari Kasih:  

  • Prof. Dr. Ir. Yulius B. Pasolon, M.Agr. – Ketua Pengurus  
  • Maria Helen Supit – Manajer

4. Credit Union Kasih Sejahtera:  

  • Rm. Zeferino Afat, Pr. – Ketua Pengurus  
  • Damianus Bau Lema, S.E. – General Manager  
  • Dominikus Ela Taolin – Manajer Kantor Cabang

CEO Workshop: Transformasi Digital sebagai Panduan Regional

Kegiatan dimulai dengan CEO Workshop yang berlangsung dari tanggal 8 hingga 10 September 2025. Workshop ini menjadi platform diskusi mendalam bagi para pemimpin eksekutif credit union. Rosalina Susi dan Tony dari PUSKOPCUINA hadir dalam sesi ini. Tony diminta untuk menyampaikan presentasi mengenai transformasi digital, bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada para CEO tentang arah pengembangan digital yang diadopsi oleh PUSKOPCUINA. Materi ini tidak hanya menjadi inspirasi, tetapi juga panduan bagi negara-negara peserta lainnya dalam mengimplementasikan strategi serupa.

Sebagai hasil dari diskusi, CEO Workshop menyusun rekomendasi strategis berikut untuk pengembangan credit union di wilayah Asia:

  1. Peluncuran Program Kepemimpinan Berbasis Nilai/Tujuan: Mengimplementasikan program pelatihan kepemimpinan untuk CEO/General Manager credit union, seperti ACCU Business Solutions, Managing Yourself for Others, 3 in1, Leadership Bootcamp 1 dan 2, serta Development Education.
  2. Kepatuhan Ketat terhadap Standar Prudensial: Memastikan credit union mematuhi standar prudensial dan tunduk pada pengawasan berbasis risiko oleh federasi, dengan peningkatan jumlah credit union yang tergabung dalam branding ACCESS, CULEG, dan Green Coop.
  3. Standarisasi Produk Keuangan dan Identitas Visual: Menyeragamkan produk keuangan, kebijakan, prosedur, dan branding identitas visual untuk memperkuat citra credit union.
  4. Penyertaan Laporan SDG dalam Laporan Tahunan: Mengintegrasikan laporan Sustainable Development Goals (SDG) ke dalam laporan tahunan credit union dan mengirimkannya ke federasi serta ACCU dengan menggunakan template yang disediakan.
  5. Akselerasi Inovasi Digital: Menyusun peta jalan digitalisasi per negara untuk mempercepat adopsi teknologi.
  6. Manajemen Wilayah: Mengatasi persaingan antar credit union melalui pengelolaan wilayah yang terkoordinasi.
  7. Keterlibatan Pemuda di Tiga Level Utama: Mendorong keterlibatan generasi muda dalam keanggotaan, kepemimpinan, dan layanan keuangan.
  8. Advokasi Federasi Nasional: Federasi nasional diminta untuk mengadvokasi lingkungan legislatif yang mendukung dan mengalokasikan anggaran untuk pertemuan ACCRA.

Bersamaan dengan CEO Workshop, terdapat kelas Asian Credit Union Executive Society (ACUES) yang membahas "The 16 Undeniable Laws of Communications". Training ini difasilitasi oleh empat pakar ternama: P. Dr. Fredy Rante Taruk, penasihat PUSKOPCUINA; Daisybelle “Bing” M. Cabal, mantan Chief Operations Officer of the National Confederation of Cooperatives (NATCCO); Paul Dawson, CEO of the Australian Mutuals Foundation; dan Dindo Meroy, Manajer Training and Development Services of ACCU. Perwakilan dari Credit Union Betang Asi, yaitu Dr. Rita Sarlawa, Simpei, dan Ethos Hendra Lidin, turut mengikuti sesi ini. Sesi ini menekankan prinsip-prinsip komunikasi efektif yang esensial bagi pemimpin credit union dalam membangun hubungan yang kuat dengan anggota dan komunitas.

Asian Credit Union Forum: Sesi Breakout dan Plenary yang Inspiratif

Acara dilanjutkan dengan Asian Credit Union Forum utama pada tanggal 12-13 September 2025, yang dihadiri oleh seluruh perwakilan PUSKOPCUINA dan credit union primer. Pada hari pertama, 12 September, Rosalina Susi tampil sebagai pembicara dalam Breakout Session 1.2 bertema "Empowering Financial Cooperatives: Building Robust Support Systems for Entrepreneurs" di bawah kategori Coop’s Growth And Development. Ia berbagi panggung dengan Mr. Mel Umbac, Chief Executive Officer dari DCCCO MPC, Filipina, dengan moderator Mr. Ernan Palabyab, Executive Assistant at the Cooperative Development Authority, Filipina.

Objektif sesi ini adalah mengeksplorasi bagaimana credit union dapat menciptakan dan meningkatkan sistem dukungan yang memberdayakan wirausahawan. Hal ini mencakup penyediaan akses kredit terjangkau, program literasi keuangan, serta jaringan mentorship dan kolaborasi. Melalui contoh nyata dan inisiatif sukses, sesi ini mengilustrasikan kontribusi sistem dukungan tersebut terhadap pertumbuhan usaha kecil dan startup, sekaligus mendorong inovasi, ketahanan, dan pembangunan ekonomi inklusif di komunitas. Kedua pembicara membagi pengalaman implementasinya dari sisi credit union dan federasi.

Pada waktu yang sama, Breakout Session 1.3 bertema "Youth Leading the Charge: Real-Life Stories of Young Change Makers in Cooperatives" diadakan di bawah kategori Coop Leadership. Sesi ini dipresentasikan oleh Ms. Queanna Grace N. Camaso, Youth Representative to the Board, NATCCO, Filipina, dengan moderasi dari Ms. Venus P. Lubguban, Chief Executive Officer, BUGEMCO. Bernadett Lusty, S.S., Staf Litbang dan Humas dari Credit Union Sauan Sibarrung, diundang untuk berbagi pengalaman dalam sesi ini. Objektif sesi ini adalah berbagi kisah inspiratif dari individu muda yang telah mengambil peran kepemimpinan dalam credit union dan memberikan dampak nyata di komunitas mereka. Sesi ini menyoroti perjalanan, tantangan, dan keberhasilan mereka untuk mengilustrasikan bagaimana generasi muda dapat mendorong perubahan positif, sekaligus memotivasi pemuda lain untuk terlibat dan melihat gerakan credit union sebagai platform untuk aspirasi dan inovasi mereka.

Pada hari kedua, 13 September, dalam Plenary 7 bertema "The Future of Credit Unions: Technology, Innovation, and Sustainability". Tony tampil bersama Ms. Evangeline Lopez, Head of Payment Systems dari NATCCO, Filipina, dengan moderasi dari Mr. Ranjith Hettiarachchi, Chief Technical Officer ACCU. Sesi ini menyoroti tiga penerima penghargaan WOCCU Digital Award, termasuk kontribusi PUSKOPCUINA dalam transformasi digital.

Secara spesifik, Tony menjelaskan secara rinci model digitalisasi terbaik menurut PUSKOPCUINA. Ia menawarkan kerjasama kepada negara-negara lain untuk mengadopsi dan mengimplementasikan model tersebut, serta berkolaborasi dalam penyediaan layanan digital di wilayah masing-masing. Objektif plenary ini adalah memberikan wawasan tentang kemajuan teknologi terkini yang diterapkan oleh institusi pemenang penghargaan, yang meningkatkan efisiensi operasional, inklusi keuangan, dan pengalaman anggota yang lebih nyaman. Selain itu, diskusi menekankan komitmen terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab sosial, dengan mengintegrasikan pertimbangan lingkungan dan sosial ke dalam model bisnis untuk dampak positif jangka panjang bagi komunitas dan planet bumi.

Penutup: Kepemimpinan Berbasis Hati dan Misi

Forum ditutup dengan Plenary 8 bertema "Guided by Heart: Ensuring Mission-Centric Leadership in the Credit Union Movement", yang disampaikan oleh P. Dr. Fredy Rante Taruk, penasihat PUSKOPCUINA, dengan moderasi dari Mr. Ranjith Hettiarachchi. Sesi konklusi ini bertujuan untuk menginspirasi, mengembangkan, dan memberdayakan pemimpin credit union saat ini maupun yang akan datang dengan menekankan kepemimpinan berbasis misi yang dipandu oleh hati.

Kepemimpinan sejati dalam gerakan credit union bukan hanya tentang strategi, kinerja, atau pertumbuhan organisasi, melainkan mewujudkan semangat kooperatif melalui ketidakegoisan, kasih sayang, dan komitmen tulus untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan komunitas. Sesi ini menyoroti nilai abadi dari kepemimpinan yang berlandaskan keberanian, empati, dan integritas, yang menciptakan kepercayaan, loyalitas, serta keberlanjutan jangka panjang bagi sistem credit union.

Partisipasi PUSKOPCUINA dan credit union primer anggotanya dalam Asian Credit Union Forum 2025 tidak hanya memperkuat posisi Indonesia di panggung global, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap pengembangan credit union yang lebih inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. Melalui berbagi pengetahuan dan kisah inspiratif, termasuk peran generasi muda seperti yang diwakili oleh Bernadett Lusty, PUSKOPCUINA diharapkan dapat menginspirasi kolaborasi lebih lanjut di Asia dan dunia.

Author Image

Manajer Bidang Teknologi Informasi

Artikel Terkait: