Jam Kerja PUSKOPCUINA Senin s.d. Jumat pukul 07.30 s.d. 15.30 WIB, Efektif Per 4 Maret 2024

Berita PUSKOPCUINA

Arah Strategis PUSKOPCUINA 2026-2030

Share:
Arah Strategis  PUSKOPCUINA 2026-2030

Lokakarya Strategic Planning (SP) yang kedua usai dilaksanakan bersama anggota. Kegiatan yang berlangsung secara offline dilaksanakan tanggal 26 s.d. 28 Agustus 2025 di Kantor PUSKOPCUINA, Pontianak. Kegiatan diawali dengan misa, mohon berkat dari Tuhan Yang Maha Esa agar kegiatan berlangsung lancar dan hasil kegiatan bermanfaat bagi banyak orang, khususnya anggota CU. 

Hadir 70 orang perwakilan 42 dari 45 CU primer anggota PUSKOPCUINA. Ada 3 CU Primer berhalangan hadir. Peserta dari unsur pengurus dan General Manager/Manajer CU Primer. Peserta dari PUSKOPCUINA sebanyak 47 orang. Tak kurang 117 orang dengan berbagai latar belakang pendidikan dan pengalaman, berpikir keras untuk menghasilkan arah strategis PUSKOPCUINA untuk tahun 2026 – 2030. Kegiatan ini difasilitasi Dr. Fredy Rante Taruk, Pr, Penasihat PUSKOPCUINA dan sekaligus penasihat di beberapa CU Primer, Direktur Caritas Indonesia dan Komite TI ACCU-Federasi CU di Asia. 

Lokakarya SP kali ini merupakan pertemuan yang kedua bersama anggota, dan sekaligus pertemuan ke-10 dalam rangkaian penyusunan arah strategis PUSKOPCUINA periode tahun 2026-2030. Pendekatan metode SP yang digunakan berbeda dengan SP periode-periode sebelumnya, antara lain alat untuk analisis lingkungan dan pertemuan dengan anggota dilakukan dua kali. Biasanya menggunakan analisis SWOT, kali ini menggunakan Strengths, Opportunities, Aspirations, Results (SOAR). Perbedaan keduanya, SWOT berorientasi analisis masalah dan kompetisi, sedangkan SOAR berorientasi pada pengembangan potensi dan aspirasi masa depan secara positif dan strategis. SOAR sebagai pendekatan yang bertujuan untuk mengidentifikasi hal-hal yang sudah berhasil dan potensial sebagai dasar untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Pada lokakarya pertama berfokus pada evaluasi pencapaian arah strategis 2021-2025, perumusan misi, visi, nilai-nilai inti, slogan dan core layanan PUSKOPCUINA. Sedangkan untuk lokakarya II berfokus pada perumusan tujuan strategis, area, sasaran strategis, hasil, indikator, strategi/taktik dan program utama. Materi yang dibahas dalam pertemuan ini sudah disiapkan draftnya oleh Pengurus dan Manajemen PUSKOPCUINA yang didampingi oleh Romo Fredy, selaku fasilitator. Dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki oleh fasilitator, membuat proses SP ini semakin berkualitas, baik dari dokumen maupun partisipasi peserta. 

A group of men wearing white robes

AI-generated content may be incorrect.

Foto: misa pembukaan Lokakarya SP

Mengawali pertemuan, fasilitator memberikan penguatan dan pencerahan, terutama berfokus pada nilai-nilai CU, core business CU, dan manajemen strategis. Perencanaan strategis harus dilakukan dengan matang dan tidak terburu-buru, harus ada proses, survei, diskusi, dan evaluasi yang melibatkan banyak pihak. Perencanaan strategis (renstra) adalah proses penting yang harus mengubah pola pikir, motivasi, dan kinerja, bukan sekadar membuat dokumen formalitas, ujar Romo Fredy. 

Pentingnya keterlibatan lintas bidang dan para pihak dalam menyusun renstra agar valid dan menyeluruh. Renstra maupun business plan yang buruk akan berdampak pada kinerjanya yang buruk. Salah merencanakan akan merencanakan kesalahan. Demikian pameo yang lazim dalam formulasi strategi. Perubahan harus dimulai dari cara berpikir positif, menghargai kekuatan dan peluang yang ada, bukan fokus pada kelemahan dan ancaman. 

Romo Fredy menegaskan bahwa CU harus berkembang menjadi organisasi yang terintegrasi secara nasional dan internasional dengan visi jangka panjang. Struktur organisasi dan kebijakan harus fleksibel, dapat berubah sesuai kebutuhan agar mendukung perkembangan. Proses perencanaan dan perubahan memerlukan langkah berkelanjutan dan kerjasama antar anggota serta manajemen. Semangat kolaborasi dan perubahan harus dijaga agar CU terus maju dan tidak stagnan atau terjebak rutinitas yang membosankan.

Suasana lokakarya sangat menyenangkan. Dibagi dalam 2 tahap. Tahap pertama membahas perspektif anggota dan tahap kedua membahas perspektif keuangan, bisnis internal dan pertumbuhan dan pembelajaran. Perspektif anggota terkait dengan core layanan PUSKOPCUINA, yakni interlending, perlindungan anggota, pemberdayaan, penguatan sumber daya manusia, pendampingan tata kelola dan teknologi informasi.

 

 

Foto: Diskusi kelompok Perspektif Pertumbuhan dan Pembelajaran : Kepuasan Staf

Memudahkan partisipasi peserta, diskusi kelompok menggunakan alat-alat peraga. Peserta dapat langsung menuangkan gagasannya. Pada hari terakhir, peserta sepakat memberikan mandat kepada pengurus PUSKOPCUINA untuk menyelesaikan dokumen arah strategis PUSKOPCUNA tahun 2026-2030. Kesepakatan ini tertuang dalam berita acara. 

A group of men standing around a table

AI-generated content may be incorrect.

Foto: penandatangan berita acara lokakarya 

Artikel Terkait: