DIGITAL MARKETING, MENGAPA PENTING ? (01)
Mengapa Semua Orang Perlu Belajar Digital Online ?.
Kita semua paham bahwa di zaman sekarang, hampir semua orang sebenarnya sedang hidup di dunia digital. Bangun tidur melihat WhatsApp, membuka Facebook, Instagram, TikTok, YouTube, membaca berita online, belanja lewat marketplace, bahkan memesan makanan lewat aplikasi. Dunia sudah berubah. Orang tidak lagi hanya mencari informasi di jalan atau di toko, tetapi di layar handphone mereka.
Digital marketing bukan lagi ilmu khusus anak muda atau perusahaan besar. Kini , semua orang perlu belajar digital marketing — pedagang kecil, pemilik UMKM, guru, pendeta, pengurus gereja, petani, penulis buku, bahkan ibu rumah tangga sekalipun.
Mengapa? Karena sekarang perhatian manusia ada di dunia digital.
Dulu orang membuka toko di pinggir jalan supaya dilihat banyak orang. Sekarang orang membuka “toko” di media sosial supaya ditemukan banyak orang. Kalau dulu promosi dilakukan lewat brosur dan spanduk, sekarang promosi dilakukan lewat konten Instagram, video TikTok, Facebook, dan WhatsApp.
Masalahnya, banyak orang sebenarnya punya produk bagus, usaha bagus, pelayanan bagus, bahkan ide bagus — tetapi tidak dikenal orang karena tidak tahu cara memasarkan secara digital.
Banyak UMKM tutup bukan karena produknya jelek, tetapi karena kalah terlihat… akibatnya tidak dibeli…
Di sisi lain, ada usaha sederhana yang justru berkembang pesat hanya karena pandai menggunakan media sosial.
Ada penjual makanan rumahan yang viral lewat TikTok. Ada penulis yang bukunya laris karena aktif membuat konten. Ada wira usaha yang pelayanannya menjangkau banyak orang lewat YouTube dan Instagram. Semua itu terjadi karena mereka memahami digital marketing.

Digital marketing sebenarnya bukan sekadar “jualan online”. Intinya adalah bagaimana menjangkau orang-orang, membangun kepercayaan, dan membuat orang tertarik melalui media digital.
Yang menarik, belajar digital marketing sekarang jauh lebih mudah dibanding dulu. Tidak harus lulusan IT, tidak harus ahli komputer, bahkan tidak harus punya modal besar. Dengan handphone sederhana dan internet, seseorang sudah bisa mulai belajar membuat konten, promosi, dan membangun jaringan.
Apalagi di Indonesia, pengguna media sosial sangat besar. Ini adalah peluang besar. Orang yang tidak belajar digital marketing perlahan akan tertinggal. Bukan hanya dalam bisnis, tetapi juga dalam pelayanan, pendidikan, komunikasi, dan pengembangan diri.
Bahkan gereja dan pelayanan pun perlu memahami digital marketing secara sehat dan bijaksana. Mengapa? Karena Injil juga perlu hadir di ruang digital. Banyak orang sekarang lebih dulu mendengar suara media sosial daripada suara mimbar gereja. Karena itu, dunia digital harus diisi dengan konten yang membangun, menguatkan, dan memberi harapan.
Digital marketing bukan soal menjadi terkenal. Tetapi soal bagaimana pesan, karya, usaha, dan pelayanan kita bisa menjangkau lebih banyak orang.
Di era digital ini, kemampuan memasarkan diri, ide, produk, dan pelayanan adalah keterampilan hidup yang penting. Siapa yang mau belajar akan punya peluang berkembang lebih besar. Tetapi siapa yang menolak berubah akan semakin sulit mengikuti perkembangan zaman.
Karena itu, belajar digital marketing bukan lagi pilihan tambahan. Ini sudah menjadi kebutuhan zaman mendesak bagi kita yang hidup di jaman ini ! ITULAH SEBABNYA >>> DIGITAL MARKETING SANGATLAH PENTING
Lukas Eko Sukoco (Ketua Pengurus CU Angudi Laras Purworejo)
Anggota Komite KP.4 PuskopCUina
Ketua Pengurus CU Angudi Laras



